Kamis, 25 Juli 2019

Manfaat Akar Kucing Untuk Kesehatan Tubuh Tanpa Efek Samping

AKAR KUCING
==============>>
Dalam kesempatan kali ini admin ingin membahas mengenai Akar Kucing. Mungkin diantara sobat ada yang sudah mengerti atau memahami apa itu Akar Kucing. Namun tidak bisa dipungkiri jika masih ada yang belum terlalu memahami atau bahkan belum mengerti sama sekali mengenai apa itu Akar Kucing. Bagi sobat yang masih bingung mengenai Akar Kucing, sobat bisa menyimak penjelasan mengenai Akar Kucing di bawah ini untuk memahami lebih lanjut.
Pengertian Akar Kucing

Cakar kucing atau akar kucing dapat digunakan sebagai stimulan sistem kekebalan tubuh dan anti peradangan. Akar kucing paling umum digunakan untuk mengatasi gejala osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

Ia digunakan untuk mengatasi gangguan sistem pencernaan termasuk pembengkakan dan nyeri pada usus besar (diverticulitis) sindrom iritasi usus besar, colitis, dan penyakit Crohn.

Beberapa orang menggunakan akar kucing untuk infeksi virus termasuk sirap (disebabkan oleh herpes zoster), luka dingin (disebabkan oleh herpes simplex), dan AIDS (disebabkan virus HIV).

Akar kucing dapat juga digunakan untuk sindrom kelelahan kronis (CDS), penyembuhan luka, parasit, penyakit Alzheimer, asma, alergi serbuk bunga, kanker (khususnya kanker saluran kemih), kanker otak jenis tertentu yang disebut glioblastoma, gonorrhea, dysentery, alat KB, sakit tulang, dan “pembersihan” ginjal.

Akar kucing adalah tanaman liar yang tumbuh di pinggir jalan, lapangan rumput, maupun lereng bukit. Tanaman herbal ini mudah ditemui di Indonesia. Seluruh bagian tanaman akar kucing dapat digunakan sebagai obat, baik itu dalam bentuk segar atau yang telah dikeringkan Dan Ternyata akar kucing memiliki khasiat serta manfaat yang sama dengan Obat Royal Kiraz yaitu mampu menjaga serta memperkasa energi stamina tubuh juga mampu membantu menjaga kesehatan organ vitalitas

Akar kucing sejak lama digunakan untuk mengatasi asam urat, rematik, dan berbagai gangguan pencernaan termasuk sindrom iritasi usus besar, colitis, disentri, diare, dan penyakit Crohn.

Beberapa orang menggunakan akar kucing untuk infeksi virus termasuk sirap (disebabkan oleh herpes zoster), luka dingin (disebabkan oleh herpes simplex), dan AIDS (disebabkan virus HIV).

Selain itu, akar kucing dapat juga digunakan untuk sindrom kelelahan kronis (CDS), penyembuhan luka, parasit, penyakit Alzheimer, asma, alergi serbuk bunga, kanker (khususnya kanker saluran kemih), kanker otak jenis tertentu yang disebut glioblastoma, gonore, dan “pembersihan” ginjal.
Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup tentang bagaimana suplemen herbal ini bekerja. Silakan diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan efek akar kucing yang memiliki aksi anti peradangan dan stimulan untuk sistem imun. Fungsi akar kucing ini mungkin diakibatkan kombinasi aksi beberapa komponen kimianya, tapi tidak ada penelitian yang memastikan kemungkinan tersebut.

Akar kucing bukan berasal dari tanaman kumis kucing maupun berkaitan dengan hewan kucing. Jenis akar yang satu ini berasal dari tanaman yang mempunyai nama lain yaitu anting-anting. Jika dikategorikan dalam tipe tanaman, tanaman anting-anting merupakan rumput liar yang sering dianggap tanaman pengganggu. Selain anting-anting, nama lokal lainnya untuk tanaman ini yaitu cengkocengan, lelatang, ceka mas, tengantengan, dan masih banyak lagi.

Tanaman Kucing-Kucingan
Kucing-kucingan merupakan gulma yang sangat umum ditemukan tumbuh liar di pinggir jalan, lapangan rumput, maupun di lereng gunung. Herba semusim, tegak, tinggi 30-50 cm, bercabang dengan garis memanjang kasar, berambut halus. Daun tunggal, bertangkai panjang, letak tersebar. Helaian daun berbentuk bulat telur sampai lanset, tipis, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, panjang 2,5-8 cm, lebar 1,5-3,5 cm, berwarna hijau.

Bunga majemuk, berkelamin satu, keluar dari ketiak daun, kecil-kecil, dalam rangkaian berbentuk bulir. Buahnya buah kotak, bulat, hitam. Biji bulat panjang, berwarna cokelat. Akarnya akar tunggang, berwarna putih kotor. Akar tumbuhan ini sangat disukai oleh kucing dan anjing, yang dikonsumsi dengan cara dikunyah. Kucing-kucingan dapat diperbanyak dengan biji. Rasa pahit, sifatnya sejuk, astringen. Herba ini berkhasiat antiradang, antibiotik, peluruh kencing (diuretik), pencahar, dan penghenti perdarahan (hemostatis).

Baca Juga : Manfaat Royal Kiraz

Mungkin banyak dari anda yang kurang familiar mendengar tanaman dengan nama akar kucing (Acalypha indica L) atau di beberapa daerah ada yang menyebutnya dengan nama anting-anting, kucing-kucingan, cakar kucing, lelatang, rumput bolong-bolong, rumput kokosongan. mengapa banyak orang menghubungkan tumbuhan ini dengan "kucing"? karena ternyata akar kucing merupakan tumbuhan yang sangat disukai kucing. tanaman yang termasuk dalam familia euphorbiaceae ini mengandung alkaloid, acalyphine dan asam galat. Tahukah anda, tanaman yang dapat tumbuh liar di pinggir jalan, lapangan rumput, halaman rumah, maupun lereng bukit ini mempunyai khasiat untuk menurunkan asam urat dalam darah. Ini artinya, tanaman akar kucing berkahsiat untuk mengurangi atau menyembuhkan rematik dan asam urat.

Akar kucing mengandung banyak senyawa sehat yang dapat bisa Anda jadikan obat herbal yang alami. Ternyata tidak hanya bagian akarnya saja, namun hampir semua bagian mulai dari biji, daun, serta batang bisa Anda olah menjadi obat. Nah, kali ini kita akan membahas lebih fokus tentang khasiat akar kucing yang bisa Anda peroleh. Akar yang satu ini bisa menjadi salah satu pilihan alternative jika Anda tidak ingin menggunakan obat kimia dengan banyak efek samping.

Tumbuhan akar kucing dapat digunakan untuk berbagai penyakit seperti: rematik sendi, menurunkan asam urat, disentri, diare dan muntah darah. Seluruh bagian tanaman ini dapat digunakan, mulai dari daun, batanng dan akarnya baik yang sudah maupun belum dikeringkan, dengan dosisi 10-15 gram herbal kering atau 30-60 gram herbal segar kemudian direbus dan diminum airnya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Azizahwati, Sumali Wiryowidagdo, dan Kartika Prihandini menyimpulkan bahwa akar kering dari tanaman akar kucing efektif untuk menurunkan asam urat, dan tingkat keefektifannya akan bertambah jika dosisnya semakin banyak. Hasil ini menyimpulkan bahwa rebusan akar Acalypha Indica Linn dengan dosis 2,7 gram/ 200 gram bb; 5,4 gram/ 200 gram bb; 10,8 gram/200 gram bb dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Hewan karnivora terkadang memiliki masalah dengan pencernaan. Mirip seperti manusia yang terkadang malas makan sayur, semua makhluk yang makan selain tumbuh-tumbuhan, akan bermasalah dengan perutnya. Hal itu sangat jarang terjadi pada hewan herbivora ataupun yang vegetarian. Pencernaan mereka lancar dan kegemukan jarang melanda mereka.

Karena itu, beberapa hewan karnivora memiliki insting untuk membuat perutnya menjadi enak. maka, mereka pun mencari obat alami yang dapat membuat pencernaan menjadi lancar. Nah, acalypha atau akar kucing, merupakan salah satu herba yang terpilih. kandungan zat yang ada di akarnya, ternyata mampu membuat pencernaan kucing menjadi lancar. buang air besar pun jadi nyaman.

Selain itu ternyata banyak sekali khasiat lain dari tumbuhan ini. Daun, batang dan akar mengandung saponin dan tanin. Batangnya juga mengandung flavonoida dan daunnya mengandung minyak asiri. Berdasarkan penelitian yang terdapat pada jurnal Agriculture Food Chemical, pada tumbuhan ini ditemukan senyawa fenol dan flavanoid. Senyawa fenol bersifat antibakteri, anti radang dan aktif dapat menghilangkan rasa sakit setempat, mencegah bahkan menyembuhkan rematik artritis. Senyawa flavanoid bersifat antioksidan, yang dipercaya dapat menghambat pembentukan asam urat.

Mengatasi gangguan pencernaan

Manfaat akar kucing yang pertama yaitu dapat mengatasi beberapa gangguan pencernaan yang menyerang sistem pencernaan Anda. Selain mengonsumsi akar sehat ini, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang sehat dan mengandung banyak serat.

Menghentikan pendarahan berlebih

Manfaat akar kucing bisa Anda gunakan untuk menghentikan pendarahan yang keluar dari tubuh dengan berlebihan. Seperti mimisan dan juga luka dengan keluarnya darah yang berlebih. Darah Anda pun akan menjadi lebih lancar.

Mencegah penyakit disentri

Penyakit lainnya yang dapat Anda cegah sejak dini dengan menggunakan akar kucing yaitu disentri. Jika Anda mempunyai gejala penyakit ini, Anda bisa mengonsumsi akar kucing untuk mencegahnya menjadi lebih parah.

ITULAH manfaat dan khasiat akar kucing untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan Anda dalam menjaga kesehatan dengan memanfaatkan khasiat akar KUCING
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Macam Mcam Produk

BANK PEMBAYARAN TRANSFER

JASA PENGIRIMAN PAKET

BARANG AMAN BERGARANSI